Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Friday, April 20, 2012

Kena pikir ulang buat go public....? Part 2

kenapa pikir ulang buat go public relationship di social media. part2
tanpa basa basi aku  lanjutin lagi yang kemaren poin ke 5,6,7...

5. Jadi bahan dosa karena ejek ejekan setelah putus di social media
buat beberapa orangmungkin setelah putus mereka langsung mengubur kenangan dan tanpa melakukan kontek lagi dengan si ex. sebagiannya lagi malah menjalin persahabatan yang deket sama mantan.. (nah loh emangnya ga bisa jadi sahabat waktu lagi pacarannya??) dan kalau kamu termasuk tipe terakhir  ini, yang malah ejek ejekan di media sosial, lebih baik pikir 9999 kali deh buat go public tentang hubungan kamu, karena itu cuma nambah dosa aja.
nih contohnya: temen FB aku yang kita sebut saja namanya Arjuna yang lagi Galau,
 sekarang dia udah putus sama ceweknya yang namanya kita samarin aja jadi Dewi poenya Arjuna ajach yang sekarang namanya udah diganti jadi Dewi poenya Tuhan ajach :')
tuh kan......


6. Ngebuang-buang waktu kamu aja
mending kalau kamu emang lagi punya banyak waktu luang terus kamu publish relationship dan kalau kamu tiba-tiba ada di situasi kaya di atas terus kamu juga ternyata harus beresin skripsi, masih punya waktu buat nurusin yang begituan???? oke yang ke 6 ni mungkin sedikit ngawur karena aku udah agak kehabisan  ida ide.. lampu manaaaa lampu mana ni

7. Pikir ulang gak ada salahnya kan
yang terakhir ini , aku mau netral aja. pikir-pikir lagi aja lah untung ruginya kamu tau sendiri kan (bukan bermaksud ngajarin jualan)

kenapa pikir ulang buat go public relationship di social media. part 1

Akhir-akhir ini, media sosial seperti facebook,twitter, blog, dll sering dijadiin media buat pamer tentang relationship sama pacar. entah itu anniversary lah, statusnya, bahkan ada yang bikin akun berdua.  Apa enaknya sih go public tentang relationship kamu ? Bukannya melarang tapi aku cuma mau ingetin aja. Soalnya aku pun salah satu dari sekian banyak yang dulu sering publish relationship di fb. Memang  happy rasanya kalau relationship kita di publish di dunia maya. Jadi kan di segala dunia diakui : dunia nyata, dunia maya, dan mungkin kalau para simpanse sekarang udah jago pake iPad bisa jadi juga relationship kamu jadi bahan gosipan di dunia hewan juga :D
 eh inibukan simpanse... salah gambar.. muup .. nah ini beneran simpanse yang jago maen ipad


oke tanpa banyak omong .... (padahal tadi udah pake opening >300 kata) aku bakal jelasin 7 alasan buat kamu tentang kenapa harus mikir lagi buat go public relationship di social media.

1. Memicu ada Monyet pihak ketiga yang tertantang buat hancurin hubungan kamu
 Memang  happy rasanya kalau relationship kita di publish di dunia maya. Jadi kan di segala dunia diakui : dunia nyata, dunia maya, dan mungkin kalau para simpanse sekarang udah jago pake iPad bisa jadi juga relationship kamu jadi bahan gosipan di dunia hewan juga :D
dan karena jaman sekarang teori evolusi (siapa yg kuat dia yang menang) kembali trend lagi..nah gimana kalau tiba-tiba ada monyet jantan/betina yang merasa tertantang buat hancurin hubungan kamu gimana??

nih contoh sepasang kekasih yang udah rusak hubungannya gara-gara pihak ketiga

2. Menghilangkan kesempatan si Mr./Mrs. Right.
Alangkah sakit hatinya pasti orang yang udah lama ngincar kita tapi harus menghilang dari hidup kita karena kita udah taken sama orang lain. Nama pacar selalu menghiasi wall, profil, kita ga ada kesempatan buat dia. padahal siapa tau si dia itu Mr/Mrs right buat kita. dan justru pacar kita itu selingkuh sama orng lain. hayooo??? makanya pastikan dulu kalau yang kamu publish di media sosial itu emang bener-bener Mr.Mrs Right kamu.
Tanya : "gimana caranya kita tau kalau pacar kita saat ini sang Mr./Mrs right ?
Jawab : " tanyakan saja pada rumput yang bergoyang"




3. Cape hapus data di internet pas putus
internet itu media yang selalu ga pernah tetap, ada link yang cepet kadaluarsa, ada yang long lasting. nah sama kaya hubungan kalian. ketika tiba-tiba dihadapi kenyataan kalau putus. Udah susah hapus dia di hati, eh harus juga ngehapus di jejaring sosial. kan berabe tuuh... lagi galau malah suka tambah galau, biasanya kalau harus flash back masa lalu, 9 dari 10 orang yang aku survei sih menyatakan itu nyesek, yang 1 lagi ga menjawab karena yang aku tanya bukan orang..

4. Jika ga bisa terhapus, maka bisa jadi masalah di lain hari
ga usah jauh-jauh deh, contohnya aku.. ada 1 blog yang isinya gabungan aku dan salah satu my past, kita sebut saja dia si alim. kenapa mesti disebut si alim? nanti aku bahas di lain cerita. jadi intinya, blog itu ga bisa terhapus sampai sekarang :( fotoku disitu juga pas lagi ga pake kerudung. :'( padahal aku sekarang mencoba buat tobat. tapi apa daya ga bisa dihapus juga karena aku lupa pasword google sama emailnya. maklum kan serba digabung dulunya :"> alayan mode
ini blognya. barang siapa yang bisa ngehapusnya ada hadiah menanti... ok?
ini aku kasih petunjuk lagi

nyesek kan nad, kalau harus buka-buka masa lalu lagi...tapi ga apa, aku cuma buat ngingetin ajadi dunia ini banyak monyet yang tutup mata tutup telinga buat rebut pasangan yang udah publish di dunia nyata ataupun di media sosial

5,6,7 nya TO BE CONTINUED


Friday, December 18, 2009

Danau Saif ul Malook

inilah hari pertama Shanty menginjakan kaki di Pakistan.
Tempat yang sangat asing dan belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Tapi Shanty sudah bertekad kuat untuk melanjutkan S2nya di Pakistan. Banyak orang yang bilang, mengapa tidak ke Mesir saja atau ke Jepang, India, tempat yang lebih baik dan lebih aman. Bagi Shanty Pakistan lah yang terpilih dalam hatinya dengan pertimbangan, di Pakistan mayoritas muslim dan biaya hidupnya pun hampir sama dengan di Indonesia.

Di siang hari ini, matahari dengan teriknya menyengat ubun-ubun. Shanty sudah kelelahan naik beberapa bis setelah dari bandara. Ini adalah pemberhentian terakhir yang ia yakini telah membawanya pada Naran. Dekat Mansehra distrik. Tujuannya saat ini adalah rumah Rusida- sahabat 'chatting'nya walau tak pernah bertemu secara langsung namun mereka sudah bersahabat sejak lama via email, chat online, mobile bahkan webcam. Dari Rusida lah Shanty tahu banyak tentang Pakistan hingga ahirnya ia membulatkan tekad untuk melanjutkan studi di sana. Rusida sendiri adalah perempuan Indonesia yang sudah menikah dengan pria Pakistan, dan sedang melanjutkan studi S2nya, oleh karena itu ia merasa sangat senang membantu Shanty dan siap menerima Shanty di rumahnya di Naran.

Saat ini Shanty berjalan kepanasan dengan tatapan aneh dari orang-orang disekelilingnya. Entah apa yang mereka perhatikan, padahal Shanty berbaju muslimah dengan jilbab menutupi dada, mungkin karena wajah Shanty yang 'sangat melayu' dan kulitnya yang terang dibandingkan kebanyakkan orang. Saat itu ia merasa sebagai seorang yang sangat asing, kelelahan membuatnya ingin merebahkan diri di suatu tempat yang sejuk, namun dimanakah itu selain di rumah Rusida nanti.
Tiba-tiba ia teringat akan mesjid, ia belum menunaikan sholat dhuhur ''bukankah, lebih baik sholat dulu?'' fikirnya.
Ia pergi ke toko kelontong ,bersamaan dengan datangnya Shanty, seorang Pria pun turun dari mobile Honda Accord silver. Namun Shanty tak memperhatikannya karena dahaga sangat menyiksanya ia hanya ingin membeli air mineral,
''kitne paise?'' Shanty menunjuk sebuah botol air mineral berbahasa Urdu.
'' 15 rupees''
Shantypun segera menyerahkan uang recehan dan mengambil botol tersebut.
Segera ia membuka botol tersebut dan mereguknya, dan seketika itu pula ia merasa diperhatikan oleh mata seorang pria, ia menengok ke sampingnya dan memang pria itu-pria yang turun dari mobil sedang memperhatikannya.
Shanty yang merasa tak nyaman ahirnya memulai percakapan '